Misteri Hilangnya Dua Motor di SMA Negeri 1 Lamongan Terus Berlanjut
0 Komentar 51 pembaca

Misteri Hilangnya Dua Motor di SMA Negeri 1 Lamongan Terus Berlanjut

Daerah

Lamongan, Krindomemo – Terkait hilangnya dua unit sepeda motor alumni SMA Negeri 1 Lamongan yang raib  bak ditelan bumi, tepatnya di parkiran sekolah, Sofyan selaku Kepala Sekolah seolah-olah lari dari tanggungjawab layaknya seorang “pecundang”.

Betapa tidak, setelah berita kehilangan dua unit sepeda motor milik alumni di parkiran sekolah SMA Negeri 1 Lamongan tersebut viral dalam pemberitaan awak media serta keluarga korban klarifikasi ke pihak sekolah, justru Sofyan selaku Kepala Sekolah malah memblokir nomor awak media dan nomor kakak korban.

Saya selaku, salah satu kakak korban sangat menyayangkan sikap yang dimiliki oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lamongan tersebut. Yang dinilai terkesan pengecut.

“Sangat disayangkan sikap Pak Sofyan ini, padahal jabatan dia sebagai Kepala Sekolah, tapi kok lari dari tanggungjawab seperti itu,” ujarnya.

Masalahnya menurut Asrory, saya minta bukan soal kerugian nominal dari kehilangannya dua motor itu, namun setidaknya ada tanggungjawab untuk mencari solusi bersama terkait masalah Ini dan duduk bersama baik dengan korban maupun  pihak-pihak terkait.

“Jangan lepas tanggungjawab seperti itu, bahkan saya klarifikasi di kantornya soal masalah hilangnya motor adik saya dan juga korban lain justru ia menegaskan bukan tanggungjawab. Dan mirisnya setelah itu nomor saya justru diblokir,” papar Asrory.

Foto/Ket : Dua Maling Motor di Parkiran SMA Negeri 1 Lamongan Terlihat Sangat Leluasa dalam Menjalankan Aksinya 

Asrory mengungkapkan, untuk pihak sekolah SMA Negeri 1 Lamongan khususnya Kepala Sekolah, Sofyan, mari kita cari solusi bersama, dan jangan langsung lepas tangan, karena apapun alasannya kejadian tersebut di sekolah, bukan di luar sekolah, dan hal ini membuktikan betapa buruknya SOP keamanan sekolah. Jadi sangat tidak etis jika pihak sekolah cuci tangan begitu saja.

Bahkan kegiatan Expo Kampus tersebut menurut panitia kegiatan atau alumni juga sudah izin dan sudah mengajukan proposal izin kegiatan ke pihak SMA Negeri 1 Lamongan dan pihak sekolah juga menyetujui.

“Selain itu pihak sekolah juga diuntungkan dengan kegiatan tersebut, dan ikut mempromosikan dua kegiatan bimbel. Dan yang memberikan saran untuk mengundang Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, sehingga acara tersebut yang seharusnya sesuai jadwal kegiatan selesai pukul 15.00 WIB, jadi molor sampai pukul 16.00 WIB,” ungkap Asrory.

Sementara orang tua alumni atau korban pemilik motor bite,”merasa sangat kecewa atas sikap pihak sekolah yang tidak ada tanggungjawab sedikitpun dan seolah cuci tangan,” pungkasnya.

Perlu diketahui seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, terkait persoalan itu, Sofyan selaku Kepala Sekolah dan beberapa guru lainnya ketika dikonfirmasi awak media ini mengatakan, jika terkait hilangnya dua motor di parkiran sekolah SMA Negeri 1 Lamongan tersebut bukan tanggungjawab sekolah, alasannya kegiatan expo kampus digelar alumni bukan pihak sekolah.

Bahkan mirisnya atas kejadian itu, Kepala Sekolah Sofyan juga menyalahkan pihak panitia kegiatan atau alumni, lantaran kegiatan tersebut tidak izin pada pihak sekolah.

Sementara Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi pada awak media ini menegaskan jika terkait laporan curanmor dua sepeda motor di parkiran sekolah SMA Negeri 1 Lamongan tersebut sudah ditindaklanjuti.

“Sudah kita dalami, dan anggota Satreskrim sudah melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (Pri/As)

Editor : Eko Asrory

Author

BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO
Profil BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO

Diterbitkan: PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

AKTE NOTARIS NO: 6

SK MENKUMHAM NOMER AHU: 0014277.AH.01.02.TAHUN 2022

NIB : 2702220007188

NPW: 92.225.727.4-604.000

REKENING PT.KRIDO MEMO SEJAHTERA : 3304334334

Direktur Utama: H. Syamsul Arief.

Wakil Direktur: Karsu Dhewo

Komisaris: Dwi Chandra.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif.

Penasehat Hukum/LBH: Adi Sutrisno,SH.,MB. Hamim,S.Ag.,SHEL.,CM.

Dewan Penasehat: H. Suhadak.

Dewan Redaksi: Syamsul Arief, Dony Dwi Chandra.

Asisten Redaksi: Gatot Sarmanto 

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat, A. Eko Asrory.

Team Investigasi: Supriyanto, A. Eko Asrory, Sumarsono, Alvian Tri R, SH.

Korlip Jatim: Iwan, Kasmirin.

Kabiro Surabaya: M Andy Sofian/Acuk.

Kabiro Lamongan/Pantura: Supriyanto, A. Eko Asrory.

Kabiro Malang: Gugus Supriyanto.

Manajer Iklan: HM. Taufiq

Wartawanan: Ari Sutikno, Anwar, Yunus, Edy, Ahmad Hery, Munir, Sukamto, Akhmad Sriyono, Gini Purwanti, Mansur, M. Alvin, SH., Dwi Yuliya Fatmawati, Erick Marizta, Mikael Johanes Sinaga, Yusuf Octavianus, Sunanto Efendi, Slamet Hidayat, Iwan Wijaya, Edy Suyanto, Wawan, Warno, Suseto, Muhammad Wahyudi, Ramidi, Ellianah, Tonam Bahwonodadi.

Staff Redaksi: Sri Kolimah, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini, Sriasih, Muzayana, Anik, Syairul Rozi, Tisani Shanty.

Keamanan: M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat, A. Eko Asrory.

Percetakan: Penerbitan Surat Kabar (Berita/isi External Tanggung Percetakan).

 Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan dan Kantor Hukum, Advokat. Mesias, Hamim,S.Ag.,SHEL.,CM.

Telp: 081331223339/085607937000

email: redaksi.harianmemoo@gmail.com

Pedoman Media Cyber: Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

2. Verifikasi dan keberimbangan berita

a. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.

b. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.

c. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:

Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;

Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;

Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;

Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.

d. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

a. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.

b. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.

c. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:

Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;

Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;

Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.

d. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c). Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.

e. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.

f. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).

g. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).

4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

a. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.

b. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.

c. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.

d. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:

Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;

Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;

Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.

e. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp.500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

5. Pencabutan Berita

a. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.

b. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.

c. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

6. Iklan

Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.

Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan advertorial, iklan, ads, sponsored, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

7. Hak Cipta

Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

8. Pencantuman Pedoman

Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.

9. Sengketa

Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.

Jakarta, 3 Februari 2012

(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).

Wartawan Harian Memo dan Staff Redaksi dibekali Tanda Pengenal Press Card dan Namanya Tercantum di Susunan Box Redaksi, Apabila Tidak Terdaftar Bukan Tanggung Jawab Harian Memo.


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top