Oknum Tak Bertanggungjawab di Lamongan Buang Tumpukan Sampah Enceng Gondok di Bahu Jalan Provinsi
0 Komentar 120 pembaca

Oknum Tak Bertanggungjawab di Lamongan Buang Tumpukan Sampah Enceng Gondok di Bahu Jalan Provinsi

Peristiwa

Lamongan, Harian Memo - Dalam upaya pemerintah Kabupaten Lamongan melakukan pembersihan eceng gondok yang ada di aliran sungai Bengawan Jero untuk penanggulangan banjir di wilayah Kecamatan Turi, dan Kecamatan Kalitengah/Lamongan memunculkan masalah baru.

Pasalnya, sebagian besar sampah eceng gondok yang diangkut dump truk yang diduga dikerahkan oleh pihak pemerintah Kabupaten Lamongan dari hasil pembersihan di bengawan jeru tersebut tidak dibuang ke tempat pembuangan sampah, namun eceng gondok itu dibuang oleh oknum tidak bertanggungjawab di bahu jalan raya nasional, tepatnya di depan SPBU, selatan jalan Desa Karanglangit-Plosowahyu, Kabupaten Lamongan.

Ironisnya lagi, tumpukan eceng gondok tersebut dibuang berserakan tanpa mengindahkan ketertiban dan keselamatan pengguna jalan, bahkan tampak sebagian menutup saluran irigasi air antara rel Kereta Api dengan bahu Jalan Nasional.

Menurut Kepala Desa Karanglangit (Eurika Indra Dinata) mengatakan, bahwa posisi awal pembuangan di Karanglangit 3 hari yg lalu, 1 truck. Saya juga tahu pagi, pada hari Selasa masih ada 1 timbunan. Lah kok siangnya di gelontor sebegitu banyak dump truk lagi.

"Sehingga pada waktu itu didatangi warga kami dan mereka langsung pergi, saya juga sudah menyampaikan ke Camat Lamongan terkait hal tersebut. Bahkan Camat akan memfollow up ke Dinas terkait, baik itu LH atau PU," ujarnya.

Sedangkan di Desa Plosowahyu baru didatangi oleh dump truck itu Kamis pagi tadi. Dan katanya dari pemerintahan Desa Plosowahyu juga tidak ada yang pernah diminta ijin terkait pembuangan sampah atau limbah enceng gondok ini. Terus terang Desa juga pasti dirugikan karena akan menghambat saluran air pembuangan dari jalan raya menuju Desa Plosowahyu karena pasti tertutup enceng gondok.

“Dikhawatirkan apabila tidak ditanggulangi secepat mungkin untuk mencarikan solusi pembuangannya, maka akan berakibat banjir di Jalan Nasional, tepatnya di Desa Karanglangit dan bisa juga berakibat kecelakaan terhadap pengguna jalan," paparnya 

Lebih lanjut, Kepala Desa Karanglangit (Eurika Indra Dinata) menegaskan, bahwa pihaknya juga sudah komunikasi dengan pihak PJKA dan pihak PJKA tidak mengeluarkan izin terkait pembuangan limbah enceng gondok.

"Saya juga sudah komunikasi dengan PJKA, dan pihak PJKA tidak pernah mengeluarkan ijin terkait pembuangan enceng gondok," tukasnya.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Turi, Kasmin dikonfirmas mengakui, bahwa membuang sampah enceng gondok di depan SPBU, selatan jalan di Karanglangit - Pankatrejo atas inisiatifnya untuk mempercepat pengangkutan di lokasi pembersihan di Kiringan.

 

"Karena lapangan desa tidak siap, makanya biar cepat kita buang di situ (Pangkatrejo, red), " ujarnya.

Kasi Trantib Kecamatan Turi, juga menegaskan," Kalau dirasa mengganggu, pihaknya akan mencoba koordinasi dengan pihak Kabupaten Lamongan untuk membersihkannya," tukasnya.

Menanggapi adanya pembuangan sampah enceng gondok yang diduga sengaja dibuang dibahu jalan nasional tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan (Anang Taufik) saat dikonfirmasi awak Media Ini mengatakan, bahwa pihaknya tidak dalam bagian kewajiban pembuangan sampah eceng gondok. DLH hanya membantu mengerahkan armada truk pengangkut dan dipastikan eceng gondok dari hasil bersih - bersih di anak sungai yang diangkut oleh armada dump truk dari DLH, keseluruhan dibuang tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di wilayah Tambak Boyo.

"Terakhir kemarin armada kita,  20 kali mengangkut sampah eceng gondok dan dibuang langsung ke TPA. Jadi kami pastikan bukan dari DLH," tukasnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Jupri, selaku Plt. Dinas PU SDA Lamongan mewakili Pemkab Lamongan saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan, bahwa hasil rapat koordinasi awal penanggulangan eceng gondok di Bengawan Jero tidak ada niatan untuk membuangnya di Bahu Jalan Nasional, akan tetapi harus dibuang ke TPA Tambakrigadung Kecamatan Tikung.

“Mungkin karena banyak orang atau pihak yang terlibat dalam penanggulangan eceng gondok Bengawan Jero, dan dengan pertimbangan jarak yang jauh pembuangan eceng gondok. Akhirnya ada operator di lapangan yang meng-cut dengan mengambil keputusan tergesa-gesa untuk dibuang di sini saja, dan bisa juga ada misskomunikasi antara operator di lapangan.

Yang akhirnya membuang eceng gondok tersebut di bahu jalan nasional Jakarta – Surabaya, mungkin itu beberapa pertimbangannya,” kilahnya.

“Untuk itu kami besok berkomitmen untuk segera membersihkannya,” tuturnya.

Jupri juga mengatakan, bahwa untuk membersihkan eceng gondok di Plosowahyu dan Karanglangit besok, pihaknya juga sudah menyiapkan Beckhoe, Truck dan sumber daya manusia yang ada.

“Bukan hanya PU SDA saja yang terlibat, ada Dinas PU Bina Marga, DLH dan lain-lain untuk segera membersihkan eceng gondok yang dikeluhkan masyarakat dua desa tersebut,” tukasnya. (AS)

Editor : Eko As

Author

BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO
Profil BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO

Diterbitkan: PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Akte Notaris No: S-14408KT/WPJ. 11/KP. 0103/2019 | Gatot Triwaluyo, S.H.

SK Menkumham Nomer AHU: 0026821.AH.01.01.

NPWP: 92.225.727.4-604.000

Direktur Utama: H. Syamsul Arief.

Wakil Direktur: Karsudewo

Komisaris: Dony Dwi Chandra.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif.

Penasehat Hukum/LBH: David Hulman Sinaga, SH., Adi Sutrisno,SH.,MB

Dewan Penasehat: H. Suhadak.

Dewan Redaksi: Syamsul Arief, Dony Dwi Chandra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat, A. Eko Asrory.

Team Investigasi: Supriyanto, Sumarsono, Alvian Tri R, Kusaini, S.Sos.

Wartawan : Akhmad Hery, Sutikno Arie, ST., Iwan, Yunus, Atik, Nurul Amin, Hafid Mauilidi, Suwarno Ms, Titi Ernawati, Edi Suyanto, Tarno R, Evi Mujiono, Deliyah, Herry Latansa, Selly Dia Agustina, SE., A. Zainuri, ABD Wahid, Tadji, Saifuddin Zuhri Anshori, Gugus Supriyanto, Yoseph Malo Bili, Yakub Agung, Suhardiman, Munir, Sholichan, Suharjono, Susilo Ani, Suparto, Tres, Maulana Fajar Fadillah, Devika Candra putra, Ahmad Zainul Mustaqim, Freddy.

Staff Redaksi: Sri Kolimah, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini, Muzayana, Anik, Syairul Rozi, Tisani Shanty.

Keamanan: M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat, A. Eko Asrory.

Percetakan: Penerbitan Surat Kabar (Berita/isi External Tanggung Percetakan).

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan dan Kantor Hukum, Advokat. David Sinaga & Mesias.

Telp: 081331223339

email: redaksi.harianmemoo@gmail.com

Wartawan Harian Memo dan Staff Redaksi dibekali Tanda Pengenal Press Card dan Namanya Tercantum di Susunan Box Redaksi, Apabila Tidak Terdaftar Bukan Tanggung Jawab Harian Memo.


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top