Proyek Bangunan di Desa Baturono Diduga Jadi Lahan Korupsi
0 Komentar 198 pembaca

Proyek Bangunan di Desa Baturono Diduga Jadi Lahan Korupsi

Peristiwa

Lamongan, Harian Memo - Proyek Pembangunan Jalan Rabat Beton yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun Dana Bantuan Keuangan Khusus Kepada Pemerintah Desa (BKKPD) tahun anggaran 2020 di Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan yang diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur Desa diduga jadi lahan korupsi, dalam hal ini pembangunan jalan rabat beton dan pembangunan tembok penahan tanah. 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun awak media Harian Memo, disebutkan proyek jalan rabat beton tepatnya di Dusun Pilangbango yang dikerjakan pada bulan November 2020 lalu dengan total anggaran yang bersumber dari BKKPD tahun 2020 yang cukup fantastis mencapai Rp. 580 juta.

Namun fakta di lapangan tidak sebanding dengan struktur bangunan yang dibangun, dimanah bangunan tersebut baru dibangun bulan November 2020 sudah mengalami kerusakan/pecah-pecah, serta proyek tersebut tampak tidak ada papan nama, dan Diduga menyimpang dari bestek.

Sementara Pekerjaan lain yang diduga menyimpang dari Bestek yakni, pembangunan Tembok penahan tanah yang menghabiskan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 sebesar Rp.240 juta. dan pembangunan peningkatan jalan sebesar Rp. 70 Juta yang juga tampak terlihat bangunan sudah mengalami retak-retak. Dalam hal ini dalam pekerjaan proyek tersebut juga diduga tidak sesuai dengan rancangan anggaran biaya (RAB).

Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada awak media Harian Memo mengatakan, bahwa proyek jalan rabat beton di Dusun Pilangbango, yang bersumber dari dana BKKPD tersebut dalam pelaksanaan yang seharusnya diswakelolakan, namun dikerjakan oleh pihak lain.

“Pekerjaan proyek rabat beton itu dulu dikerjakan orang luar mas, bukan orang dalam Desa, dan kalo masalah pecah-pecah saya tidak tahu mas,” ujarnya.

Lebih lanjut Sumber mengatakan, bahwa terkait pembangunan infrastruktur desa, banyak yang tidak ada papan proyeknya, dan terkesan tertutup.

“Padahal dalam setiap pekerjaan yang ada di desa kan seharusnya transparan, namun dalam pembangunan proyek-proyek yang ada di Desa Baturono banyak yang tidak ada papan proyek, bahkan banyak bangunan yang baru dikerjakan juga banyak yang rusak,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekdes Baturono (Anam) saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, terkait pekerjaan bangunan rabat beton dirinya berdalih tidak tahu.

“Saya tidak tahu mas, sampean tanya saja sama Pak Kades, karena yang urusi semua pak kades, jadi kalo masalah proyek dikerjakan masyarakat atau siapa, yang tahu pak Kades,” dalihnya.

Sementara itu, terkait bangunan rabat beton yang diduga menyalahi bestek, Kepala Desa Baturono (Tarmuji) saat dikonfirmasi awak media ini melalui sambungan WhatsApp dengan nada emosi mengatakan, bahwa proyek tersebut dikerjakan sendiri dengan dibelikan K75 dan produksi dari Indomik milik H. Erfan.

“Ada apa,? Jadi masalah RAB 275, dan pekerjaannya itu saya kerjakan sendiri dengan dikerjakan orang, masak saya ngaduk lulo sendiri,” ujarnya.

Disinggung terkait faktor proyek rabat beton yang baru dilaksanakan beberapa bulan yang lalu sudah tampak pecah-pecah, dengan nada remeh Ia mengatakan tidak tahu.

“Kalau masalah pecah saya tidak tahu, itu juga sudah saya selender, kalau masalah warmers tidak pakai, karna di RAB tidak ada,” tukasnya. (Pri/As)

Editor : Asrory

Author

BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO
Profil BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO

Diterbitkan: PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Akte Notaris No: S-14408KT/WPJ. 11/KP. 0103/2019 | Gatot Triwaluyo, S.H.

SK Menkumham Nomer AHU: 0026821.AH.01.01.

NPWP: 92.225.727.4-604.000

Direktur Utama: H. Syamsul Arief.

Wakil Direktur: Karsudewo

Komisaris: Dony Dwi Chandra.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif.

Penasehat Hukum/LBH: David Hulman Sinaga, SH., Adi Sutrisno,SH.,MB

Dewan Penasehat: H. Suhadak.

Dewan Redaksi: Syamsul Arief, Dony Dwi Chandra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat, A. Eko Asrory.

Korlip Jatim: Sutikno Arie, ST, Iwan.

Kabiro Pantura:

Kabiro Gresik: Yunus.

Wartawan: Atik, Nurul Amin, Hafid Mauilidi, Suwarno Ms, Titi Ernawati, Edi Suyanto, Nuriman,

Kabiro Surabaya: Tarno R.

Wartawan: Evi Mujiono, Deliyah, Herry Latansa, Selly Dia Agustina, SE., Agus Sudrajat, A. Zainuri, ABD Wahid, Tadji, Saifuddin Zuhri Anshori, Ardi Santoso, Amelia Dwi Safitri, Freddy.

Wartawan Kediri: Heru Prasetyo.

Kabiro Tulungagung: Supriyadi.

Wartawan:

Kabiro Kalimantan Selatan (Kalsel): Yoseph Malo Bili.

Wartawan: Yakub Agung, Suhardiman, Indra.

Team Investigasi: Supriyanto, Sumarsono, Alvian Tri R, Kusaini, S.Sos.

Kabiro Lamongan: Sutikno Arie, ST.

Wartawan Lamongan: Akhmad Hery, Munir, Sholichan, Suharjono, Susilo Ani, Suparto, Maulana Fajar Fadillah, Ahmad Zainul Mustaqim.

Staff Redaksi: Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini, Sriasih, Nur Sholikha, Muzayana, Anik, Syairul Rozi, Tisani Shanty.

Keamanan: M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat, A. Eko Asrory.

Percetakan: Penerbitan Surat Kabar (Berita/isi External Tanggung Percetakan).

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan dan Kantor Hukum, Advokat. David Sinaga & Mesias.

Telp: 081331223339

email: redaksi.harianmemoo@gmail.com

Wartawan Harian Memo dan Staff Redaksi dibekali Tanda Pengenal Press Card dan Namanya Tercantum di Susunan Box Redaksi, Apabila Tidak Terdaftar Bukan Tanggung Jawab Harian Memo.


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top