Warga Keluhkan Oknum Pegawai Kelurahan Sukorejo Sunat Bantuan JPS
0 Komentar 306 pembaca

Warga Keluhkan Oknum Pegawai Kelurahan Sukorejo Sunat Bantuan JPS

Peristiwa

Lamongan, Krindomemo.com - Berdasarkan data yang diterima oleh awak media Harian Memo. Bahwa sebagian masyarakat penerima dana Bantuan Sosial (Bansos) yang terdampak Covid-19 di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, mengeluhkan adanya pungutan uang bantuan yang dilakukan oleh salah satu Oknum Pegawai Kelurahan Sukorejo.

Pasalnya, uang bantuan yang diterima oleh 170 Kepala Keluarga (KK) senilai Rp. 200.000 (dua ratus ribu), melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Diduga dipungut oleh Endang (Kasi Kesos) Kelurahan Sukorejo melalui orang/warga yang diduga suruhannya sebanyak 10.000 (sepuluh ribu) per KK atau yang menerima bantuan.

Menurut warga berinisial EA yang diduga disuruh oleh Endang selaku Kasi Kesos Kelurahan Sukorejo, untuk memotong bantuan tersebut, mengatakan, bahwa uang pemotongan/pungutan 10.000 (sepuluh ribu) itu merupakan partisipasi dari masing-masing penerima bantuan JPS (Jaring Pengaman Sosial) untuk uang bensin yang mendata.

“Halah mas sekarang gini loh, wong uang dikasih, masak kita itu ngak ada timbal balik ke orang yang menguruskan mas, yang mendata apa ya ngak bensin mas,” ujarnya.

Lebih lanjut EA menjelaskan, bahwa Ia melakukan pemungutan bantuan tersebut atas Suruan Endang selaku yang mendata,“ Mbak saya mintak tolong, ya sampean tarik seikhlasnya buat ganti lah,” jelas EA menirukan Endang.

Sementara, Endang selaku Kasi Kesos Sukorejo saat dikonfirmasi awak media ini di kantornya mengatakan, tidak ada pemotongan, kalau toh orang itu mengasih itu sukarela dari yang bersangkutan yang penting dari kelurahan tidak pernah menyuruh.

“Memang saya dengar ada salah satu yang melapor saya tahu, dan masalah uang Rp. 10.000 itu dikasihkan ke saya mungkin itu uang terima kasih dan saya tidak pernah menyuruh, itu inisiatif dari warga/orang mengasih dan bukan pemungutan” ujarnya. Selasa (29/07/20).

Lanjut Endang menjelaskan,” Begini mas ya sekarang memang dari Sukorejo itu yang terbanyak. Sekarang gini mas nganggur di rumah tahu-tahu dapat, Kalau tidak ada yang mengusulkan itu ngak akan Terima bantuan mas,” jelasnya.

Menanggapi permasalahan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan Moh. Kamil saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa bantuan Jaring Pengaman Sosial dari pemerintah Provinsi Jatim itu untuk warga terdampak Covid-19 itu melalui usulan seluruh OPD yang ada di pemerintah Kabupaten Lamongan.

“Jadi setiap orang berhak mendapat bantuan tersebut selagi memang terdampak dari pandemi, entah itu pelaku usaha kecil menengah, buruh kasar, tenaga kerja yang di rumahkan maupun sektor pertanian dan nelayan ataupun wiraswasta lain. Bukan konteksnya warga mampu dan kurang mampu, jadi usulan itu dari setiap OPD yang kita naikkan ke tingkat provinsi atas penilaian dari dampak Corona,” jelasnya.

Terkait ada pungutan, tarikan, meminta atau bentuk lainnya kepada warga penerima bantuan sosial JPS, saya tegaskan di sini,“ Sangat Tidak Boleh,” tandasnya.

Masyarakat Sukorejo berharap kepada pemerintah Daerah agar menindak tegas Oknum-oknum yang memotong/memungut bantuan tersebut, agar ke depanya tidak ada lagi oknum yang menyalahgunakan jabatan untuk memotong atau pungli bantuan dari pemerintah untuk warga. (Pri/Eko As)

Editor : Eko As

Author

BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO
Profil BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO

Diterbitkan: PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Akte Notaris No: S-14408KT/WPJ. 11/KP. 0103/2019 | Gatot Triwaluyo, S.H.

SK Menkumham Nomer AHU: 0026821.AH.01.01.

NPWP: 92.225.727.4-604.000

Direktur Utama: H. Syamsul Arief.

Wakil Direktur: Karsudewo

Komisaris: Dony Dwi Chandra.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif.

Penasehat Hukum/LBH: David Hulman Sinaga, SH., Adi Sutrisno,SH.,MB

Dewan Penasehat: H. Suhadak.

Dewan Redaksi: Syamsul Arief, Dony Dwi Chandra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat, Ahmad Eko Asrory.

Korlip Jatim: Sutikno Arie, ST, Iwan.

Kabiro Pantura: Anwar.

Kabiro Gresik: Yunus.

Wartawan: Atik, Nurul Amin, Hafid Mauilidi, Suwarno Ms, Abdul Muiz, Titi Ernawati, Mansur, Edi Suyanto, Nuriman,

Kabiro Surabaya: Tarno R.

Wartawan: Evi Mujiono, Deliyah, Herry Latansa, Selly Dia Agustina, SE., Agus Sudrajat, A. Zainuri, ABD Wahid, Tadji, Saifuddin Zuhri Anshori, Ardi Santoso, Amelia Dwi Safitri

Wartawan Kediri: Heru Prasetyo.

Kabiro Tulungagung: Supriyadi.

Wartawan:

Kabiro Kalimantan Selatan (Kalsel): Yoseph Malo Bili.

Wartawan: Yakub Agung, Suhardiman, Indra.

Team Investigasi: Supriyanto, Sumarsono, Alvian Tri R, Kusaini, S.Sos.

Kabiro Lamongan: Sutikno Arie, ST.

Wartawan Lamongan:  Anwar, Akhmad Hery, Munir, Sholichan, Suharjono, Susilo Ani, Suparto, Maulana Fajar Fadillah, Ahmad Zainul Mustaqim.

Staff Redaksi: Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini, Sriasih, Nur Sholikha, Muzayana, Anik, Syairul Rozi.

Keamanan: M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat, Ahmad Eko Asrory.

Percetakan: Penerbitan Surat Kabar (Berita/isi External Tanggung Percetakan).

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan dan Kantor Hukum, Advokat. David Sinaga & Mesias.

Telp: 081331223339/085607937000

email: redaksi.harianmemoo@gmail.com

Wartawan Harian Memo dan Staff Redaksi dibekali Tanda Pengenal Press Card dan Namanya Tercantum di Susunan Box Redaksi, Apabila Tidak Terdaftar Bukan Tanggung Jawab Harian Memo.

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top