Wisata Alam Setigi Hadirkan Kemakmuran
0 Komentar 94 pembaca

Wisata Alam Setigi Hadirkan Kemakmuran

Wisata

Gresik, Harian Memo - Kerja keras Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekapuk Ujungpangkah Gresik, Jawa Timur patut menjadi teladan bagi desa lainnya. Betapa tidak, dengan bekal kebersamaan dan semangat membara, desa yang awalnya dipandang sebelah mata oleh desa lainnya, kini menjelma menjadi desa mandiri dan modern.

“Ya, kini Sekapuk telah berhasil membangun sebuah tempat wisata indah mempesona yang bernama Setigi. Dari namanya, wisata ini menawarkan Selo (bebatuan), Tirto (Air) dan Giri (gunung). Alhamdulillah, baru seminggu dibuka, pengunjungnya sudah membludak, baik lokal maupun mancanegara," ujar Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim, Rabu, (8/1/2020).

Lebih lanjut Kades yang dijuluki sang Begawan ini mengungkapkan, lahirnya wisata Setigi ini merupakan bentuk kebangkitan warga Sekapuk agar terbebas dari penjajahan ekonomi. Warga Sekapuk juga tidak ingin selamanya terpuruk dan menjadi desa tertinggal jauh dari desa-desa lainnya.

"Makanya, usai dilantik menjadi Kades, dengan bermodal tekad dan keyakinan yang kuat, kami sepakat bersama-sama membangun Desa Sekapuk untuk bangkit menjadi desa mandiri," kenang Kades dengan sorot mata berkaca-kaca.

Lebih lanjut Ia membeberkan,” Berkat keguyuban dan kebersamaan seluruh warga desa, bekas tambang dan tempat pembuangan sampah seluas 5 hektar itu, kini berubah menjadi tempat wisata yang seksi, molek, indah dan mempesona. Ribuan pengunjung, baik lokal maupun mancanegara pun betah berlama-lama menikmati pesona wisata Setigi.

Foto/Ket : Kades Sekapuk Abdul Halim saat Mendampingi Wabup Gresik H. Moh. Qosim Berkeliling Menikmati pesona Wisata Alam Setigi

"akhir Desember 2017 saya dilantik. Tanpa banyak retorika, dengan modal keyakinan, awal tahun 2018, saya merangkul seluruh warga desa untuk membersihkan sampahnya, 2019 kita mulai membangun tempatnya, dan Alhamdulillah atas kuasa Allah semata, di 2020 ini kita sudah bisa menikmati pesona wisatanya," beber ayah tiga orang putri ini.

Lebih menggembirakan lagi, wisata Setigi ini bukan milik individu ataupun perusahaan, melainkan milik seluruh warga desa. Sebab, seluruh biaya pembangunannya murni swadaya masyarakat. Jadi, seluruh warga desa memiliki saham di Setigi dan secara otomatis mereka telah menjadi pengusaha pariwisata massal.

Tidak cukup sampai di situ, wisata Setigi juga berhasil menciptakan lapangan kerja baru di bidang pariwisata, karena bisa mengentas puluhan pengangguran yang ada di Desa Sekapuk. Kini, para pengangguran itu telah disiapkan untuk menjadi Kabag pengelola wisata, pramusaji, pemandu wisata, penjaga loket, parkir, keamanan, sampai menjadi petugas taman dan kebersihan.

"Bismillah, atas izin Allah, dengan Setigi kita kenalkan potensi desa, produk unggulan desa, dan kita wujudkan ekonom mandiri. Dengan Setigi, kita bangga menjadi orang desa, karena wisata kita dikenal sampai mancanegara. Dan yang terpenting, semoga keberadaan wisata Setigi benar-benar berhasil mengusir kemiskinan dan menghadirkan kemakmuran untuk seluruh warga desa," pungkas Kades sembari bertekad akan terus melakukan pembenahan dan penambahan wahana wisata demi memanjakan pengunjung. (*/Red)

Editor : Eko As

Author

BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO
Profil BOX REDAKSI HARIAN MEMO & KRINDO

Diterbitkan: PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Akte Notaris No: S-14408KT/WPJ. 11/KP. 0103/2019 | Gatot Triwaluyo, S.H.

SK Menkumham Nomer AHU: 0026821.AH.01.01.

NPWP: 92.225.727.4-604.000

Direktur Utama: H. Syamsul Arief.

Wakil Direktur: Karsudewo

Komisaris: Dony Dwi Chandra.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif.

Penasehat Hukum/LBH: David Hulman Sinaga, SH., Adi Sutrisno,SH.,MB

Dewan Penasehat: H. Suhadak.

Dewan Redaksi: Syamsul Arief, Dony Dwi Chandra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat, Ahmad Eko Asrory.

Korlip Jatim: Sutikno Arie, ST, Iwan.

Kabiro Pantura: Anwar.

Kabiro Gresik: Yunus.

Wartawan: Atik, Nurul Amin, Hafid Mauilidi, Suwarno Ms, Abdul Muiz, Titi Ernawati, Mansur, Edi Suyanto, Nuriman,

Kabiro Surabaya: Tarno R.

Wartawan: Evi Mujiono, Deliyah, Herry Latansa, Selly Dia Agustina, SE., Agus Sudrajat, A. Zainuri, ABD Wahid, Tadji, Saifuddin Zuhri Anshori, Ardi Santoso, Amelia Dwi Safitri

Kabiro Tulungagung: Supriyadi.

Wartawan:

Kabiro Kalimantan Selatan (Kalsel): Yoseph Malo Bili.

Wartawan: Yakub Agung, Suhardiman, Indra.

Team Investigasi: Supriyanto, Sumarsono, Alvian Tri R, Kusaini, S.Sos.

Kabiro Lamongan: Sutikno Arie, ST.

Wartawan Lamongan:  Anwar, Akhmad Hery, Munir, Sholichan, Suharjono, Susilo Ani, Suparto, Maulana Fajar Fadillah, Ahmad Zainul Mustaqim.

Staff Redaksi: Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini, Sriasih, Nur Sholikha, Muzayana, Anik, Syairul Rozi.

Keamanan: M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat, Ahmad Eko Asrory.

Percetakan: Penerbitan Surat Kabar (Berita/isi External Tanggung Percetakan).

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan dan Kantor Hukum, Advokat. David Sinaga & Mesias.

Telp: 081331223339/085607937000

email: redaksi.harianmemoo@gmail.com

Wartawan Harian Memo dan Staff Redaksi dibekali Tanda Pengenal Press Card dan Namanya Tercantum di Susunan Box Redaksi, Apabila Tidak Terdaftar Bukan Tanggung Jawab Harian Memo.

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top