Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Ditetapkan Sebagai Tersangka
0 Komentar 613 pembaca

Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Ditetapkan Sebagai Tersangka

Peristiwa

Lamongan, Harian Memo – Setelah memiliki dua alat bukti dalam proses penetapan tersangka, yaitu keterangan saksi dan dokumen surat-surat bukti aliran dana Cashback langganan layanan internet di Kabupaten Lamongan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan akhirnya melakukan penahanan terhadap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lamongan, Erfan Salim, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Cashback langganan layanan internet dari PT Telkom.

Yugo Susandi didampingi Kasi Intel Kejari Lamongan, Dyno Kriesmiardi, mengatakan yang bersangkutan ditetapkan tersangka karena melanggar pasal 2, pasal 3, dan pasal 8 UU Tipikor nomor 31 tahun 1999 dengan kerugian negara senilai 150 juta rupiah.

“Mengenai penahanan tersangka tujuannya untuk mempercepat proses. Dasar kita pasal 21 takut melarikan diri atau menghilangkan barang bukti dan segala macam,” kata Kasi Pidsus Kejari Lamongan, Yugo Susandi, kepada awak media, Rabu (5/9/2018).

“Kemarin ada 14 saksi yang kita periksa dari staf Dinas Kominfo, Telkom, dan Bank Mandiri. Minimal kita ada dua alat bukti, ada saksi dan surat – surat dalam menetapkan tersangka ini,” terang

Sebelum ditetapkan tersangka, Erfan Salim diperiksa sebagai saksi secara marathon atas Kasus dugaan korupsi dana Cashback langganan layanan internet dari PT Telkom senilai 150 juta.

Disisi lain, Penasehat Hukum Erfan Salim, Sholahudin Serba Bagus, mengaku kaget dihubungi kliennya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, awalnya dipanggil sebagai saksi.

“Tadinya dipanggil sebagai saksi, jadi tidak ada penahanan. Tapi dalam perkembangannya langsung ditingkatkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” tuturnya.

Dia menyebut proses penetapan kliennya sebagai tersangka hingga berujung penahanan dinilai terlalu cepat. Meski begitu pihaknya secara formal tetap mengajukan penangguhan penahanan atau status alih tahanan terhadap kliennya. “Tadi juga sudah kita masukkan tapi belum ada tanggapan dari pihak kejaksaan,” tandasnya.

Penetapan tersangka sekaligus penahanan Kepala Dinas Kominfo Lamongan ini merupakan tindaklanjut dari laporan Ketua Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat (LKPM) Lamongan, Ispandoyo Ramadhani, Rabu (23/03/2018) yang melaporkan dugaan korupsi dana Cashback anggaran belanja langganan layanan internet dari PT Telkom Cabang Lamongan yang melibatkan ke kantor Kejari Lamongan.

Dalam laporannya tersebut, modus penyelewengan dana Cashback anggaran belanja langganan layanan internet dari PT Telkom, seharusnya masuk ke rekening Instansi Diskominfo atau Kas Daerah (Bank Jatim). Namun, pada realisasinya justru dana Cashback senilai 150 juta tersebut masuk ke rekening Bank Mandiri atas nama pribadi Kepala Diskominfo. (Syamsul Arif)

Author

HARIAN MEMO & KRINDO
Profil HARIAN MEMO & KRINDO

Diterbitkan : PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA 

Nomor AHU: -0026821.AH.01.01.

Direktur Utama: H. Syamsul Arief, SH.

Komisaris: Dony Dwi Chandra.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif, SH.

Dewan Penasehat: H. Suhadak

Dewan Redaksi: Syamsul Arief, Dony Dwi Chandra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat, Ahmad Eko Asrory.

Korlip Jatim: Sutikno Arie, ST.

Team Investigasi: Supriyanto, Harianto.

Wartawan: Sumantri, Atik, Yunus, Iwan Sh, Suwarno Ms, Anwar, Abdul Muiz, Titi Ernawati, Akhmad Hery, Munir.

Staff Redaksi: Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini, Sriasih, Nur Sholikha, Muzayana.

Keamanan : M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat, Ahmad Eko Asrory.

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan.

Telp: 081331223339

email: redaksi.harianmemo@gmail.com

Wartawan Atau Staf Harian Memo Dibekali. Kartu Id Card Atau Nama Terdaftar Di Box Redaksi. Bila Tidak Terdaftar Bukan Tanggung Jawab Harian Memo.

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top