Gara-gara Terjebak Macet, Jambret Ala Valentino Rossi Akhirnya Meringkuk di Terali Besi
0 Komentar 89 pembaca
Pelaku Ahmad Sutrisno Menunjukkan Barang Bukti Didampingi Petugas.

Gara-gara Terjebak Macet, Jambret Ala Valentino Rossi Akhirnya Meringkuk di Terali Besi

Hukum Kriminal

GRESIK, Harian Memo  - Ahmad Sutrisno (23) warga Desa Banci Kecamatan Balongpanggang, Gresik, nyaris dihajar pedagang pasar Duduk Sampeyan, Gresik.

Pria itu sebelumnya terpergok menjambret hand phone merek Asuz milik Mahfudzatul Farikha (14), pelajar MTSN Metatu Gresik, yang beralamatkan Desa Sumengko Kecamatan Duduksampean, Gresik.

Kejahatan menyambar telephone genggam tersebut dilakukan Ahmad Sutrisno saat hp korban yang dipegang oleh temannya (Nafidatul Mauliyah, 13 tahun) yang dibonceng melintas bersama Mahfudzatul Farikha.

Awal mula kejadian, Mahfudzatul Farikha berboncengan dengan Nafidatul Mauliyah sehabis mengambil tugas sekolah dari rumah temanya di Dusun Medangan Desa Metatu dengan tujuan arah pulang menuju rumahnya Desa Sumengko. Saat melintas di jembatan Medangan, pelaku menyambar ponsel milik korban yang sedang di pakai mainan oleh temannya dengan naik sepeda motor, yang sebelumnya sudah dibututi dari belakang oleh pelaku, selanjutnya Ahmad Sutrisno melajukan kendaraannya dengan kencang kearah Duduksampean dengan mengendarai motor Honda Vario belum ada nopol.

Saat itu korban berteriak minta tolong kepada saksi (Ryan Hariyanto) yang juga salah satu wartawan media ini pada saat berada di depan SMA 45 Desa Jatirembe. Saksi langsung mengejar pelaku dan berhasil menghentikan pelarian pelaku di Pasar Duduk Sampean dalam keadaan arus lalu lintas agak macet.

Pelaku pada saat tertangkap sempat melakukan perlawanan di tengah tengah kerumunan masa, untungnya pelaku terselamatkan ketika bogeman dari masa sebelum menghujani pelaku bergegas saya melindungi dari amukan warga, tutur Ryan Hariyanto.

“Selanjutnya petugas dari anggota Kepolisian Sabara Polsek Duduksampean datang untuk mengamankan pelaku dan kasus ini dilimpahkan ke Polsek Benjeng karna (TKP) tempat kejadian perkara di wilayah daerah Benjeng.” Tambah Ryan yang biasa dipanggil buser oleh teman-temannya.

penuturan Kapolsek Benjeng, AKP Zamzani, Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP yang berbunyi, barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.

“Sering kali kami sampekan kepada masyarakat jangan mengunakan telpon genggam di saat mengemudi untuk menghindari kejahatan juga membahayakan dirinya juga pengemudi lain." Tutup Zamzani.

Wartawan : Ryan Haryanto
Editor : Eko Hidayat

Author

Krindomemo
Profil Krindomemo

Diterbitkan : PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Direktur Utama: H. Syamsul Arif, SH.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif, SH.

Dewan Penasehat: H. Suhadak

Dewan Redaksi: Syamsul Arif, Dony Dwi Candra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat.

Korlip Jatim: Karsudewo.

Team Investigasi: Supriyanto.

Wartawan: Sumantri, Atik, Yunus, Iwansyah, Harjo, Amelia Dwi Savitri, Suyanto, Kusaeni S. Sos, Nur Hadi, Husnul Maulana, Syamsul Arifin, Deliyah, Elvin Marvontius, Nurdi Satria, Eko Suyanto, Dwi Teguh Widodo, Abdul Manaf, Anwar, Supotro, Rahmat H, Ryan Haryanto, Fredy, Abdul Muis, Nafsiyah, Suwarno MS, Wawan Eka Prasetya, Sukadi, Sri Purwati, Ponidi.

Staff Redaksi: Yuneti, Desy Fatmawati, Dessy Himbarwana, Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat.

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan.

Telp: 082245119111/08563388405

email: redaksi.harianmemo@gmail.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top