Babak Baru Polemik Pasar Sememi, Camat Benowo Lindungi 42 Pedagang Luar Kota Surabaya
0 Komentar 185 pembaca
Foto : Launching Pasar Sememi oleh Camat Benowo, Rabu (11/01/2017), dengan disaksikan jajaran Muspika dan Satpol PP Kecamatan Benowo (dok)

Babak Baru Polemik Pasar Sememi, Camat Benowo Lindungi 42 Pedagang Luar Kota Surabaya

Peristiwa

Surabaya, Harian Memo - Polemik Pasar Sememi Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya memasuki babak baru, dengan polemik ini makin nampaknya peran serta Camat Benowo (Muslich Hariadi) dalam melindungi 42 orang pedagang luar Kota Surabaya yang masih menikmati fasilitas aset Pemerintah Kota Surabaya.

Hal ini terbukti dengan tidak di hiraukan dan dilaksanakan hasil rekomendasi hearing pertama di Komisi B DPRD Kota Surabaya dengan Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Sememi (P3S) Surabaya, dengan Perwakilan Pedagang Pasar Sememi, Ketua RT 01, Ketua RT 02, Ketua RT 09 dan Ketua RT 10 RW 5 wilayah Bandarejo Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya pada tanggal 17 April 2017 .

Bahkan acara hearing yang kedua pun, tanggal 30 Oktober 2017 dengan agenda salah satunya merekomendasikan kepada Camat Benowo yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Sawahan tersebut untuk duduk bersama dengan melibatkan Pengurus Paguyuban P3S yang sudah berdiri sejak tanggal 17 November 2009, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya berserta Tokoh masyarakat Bandarejo.

Akan tetapi sampai berita ini di terbitkan, belum ada tindak lanjut dari Muslich Hariadi yang belum lama ini berplesir ke negeri tetangga, Singapura.

Hal ini semakin di perjelas ketika acara hearing kedua di gelar, baik Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya serta Dinas Perhubungan Kota Surabaya,menyampaikan bahwa permasalahan pedagang luar Surabaya itu adalah tanggung jawab Camat Benowo, termasuk perekrutan tenaga keamanan, tenaga kebersihan serta juru parkir yang di akomodir di pasar Sememi Surabaya. "Yang berkenaan dengan bangunan dan pembinaan pedagang itu tupoksi kita, sedangkan data pedagang itu kewenangan Camat Benowo." Ujar Wartono, Kepala Bidang kelembagaan dan Usaha Mikro Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kota Surabaya.

Ketika awak media Harian Memo melakukan investigasi langsung ke lapangan, di temukan pedagang luar Surabaya atas nama Khoirul Anam yang dengan tenangnya menempati stand di blok A nomer 6 mulai awal 2017 kemarin. Dilain tempat juga di pasar yg sama, pedagang luar Surabaya atas nama Mukri di blok C nomer 37 serta atas nama Sulikhan Amin di blok C nomer 7. 

Hal ini semakin memperjelas masih terdapatnya pedagang luar Surabaya masih di sembunyikan oleh Camat Benowo di pasar Sememi, Ini sangat kontra produktif dengan semangat membangun untuk warga Surabaya Oleh Walikota Surabaya, 

Dengan hal ini pun pernah di sampaikan oleh Walikota Surabaya dengan segudang prestasi dan penghargaan dari dunia internasional tersebut, saat meresmikan Gedung SDN 2 Sememi,yang terletak di sebelah selatan bangunan pasar Sememi. “Pasar Sememi ini (sembari menunjukkan jari telunjuknya ke arah bangunan pasar Sememi) di khususkan untuk pedagang warga Kota Surabaya, Kalau ada yang bermain jangan takut, laporkan saya,” cerita Abdul Chakim selaku tokoh agama di wilayah Bandarejo, saat menghadiri acara peresmian gedung SDN 2 Sememi tersebut.

Peran serta Camat Benowo dalam memfasilitasi pedagang luar Surabaya dengan menyiapkan blanko atau formulir pindah domisili, juga dengan tidak sekalipun menindak lanjuti laporan dari pedagang dan warga terkait keberadaan pedagang luar Kota Surabaya di pasar Sememi. Camat Benowo juga dengan Sadar "Membangkang" rekomendasi anggota KOMISI B DPRD Kota Surabaya melalui 2 kali,acara hearing komisi B (tanggal 17 April 2017 & 30 Oktober 2017).

Padahal kalau mau buka-bukaan,data pedagang pasar sememi ini adalah hasil pendataan ulang oleh Camat Benowo pada bulan Agustus 2016 berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya. Disitu jelas-jelas terdapat 53 Orang Pedagang luar Surabaya, tetapi kok tetap di biarkan masuk kedalam pasar Sememi pada saat proses relokasi pasar tradisional yang mulai berdiri tahun 1986 tersebut.

Proses relokasi pasar sememi di dahului dengan rangkaian rapat-rapat yang di adakan di kantor Camat Benowo tanggal 21, 24 dan 26 Desember 2016 kemudian dilanjutkan rapat koordinasi tanggal 3 dan 6 Januari 2017 di tempat yg sama sampai dengan acara launching pasar sememi pada tanggal 11 Januari 2017 oleh Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kota Surabaya dengan di fasilitasi oleh Muslich Hariadi.

Ironisnya, sangat berbalik 180 derajat,dengan belum di akomodirnya 22 orang pedagang atau warga Kota Surabaya, yang sudah berdagang mulai Tahun 2014 "di paksa keluar" pada akhir 2016 saat relokasi pasar sememi, dan kenyataannya sampai berita ini di terbitkan, masih belum bisa berdagang atau menempati kembali stand mereka di pasar sememi. Ini tidak adil ternyata stand yang mereka tinggalkan di tempati oleh pedagang luar Kota Surabaya, hal ini di perparah lagi dengan keberpihakan Camat Benowo,dan sudah dilaporkan berkali-kali terkait hal ini, bahkan di hearingkan di komisi B sebanyak dua kali, tidak satupun yg dilaksanakan oleh Camat Benowo ini.

Wartawan : Khusaini, S. Sos
Editor : Eko Hidayat

Author

Krindomemo
Profil Krindomemo

Diterbitkan : PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Direktur Utama: H. Syamsul Arif, SH.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif, SH.

Dewan Penasehat: H. Suhadak

Dewan Redaksi: Syamsul Arif, Dony Dwi Candra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat.

Korlip Jatim: Karsudewo.

Team Investigasi: Supriyanto.

Wartawan: Sumantri, Atik, Yunus, Iwan SH, Harjo, Amelia Dwi Savitri, Suyanto, Kusaeni S. Sos, Nur Hadi, Husnul Maulana, Syamsul Arifin, Deliyah, Elvin Marvontius, Nurdi Satria, Eko Suyanto, Dwi Teguh Widodo, Abdul Manaf, Anwar, Zainuddin, Efawani Emiliyah, Supotro, Puthut Aji Suyoko, Rahmat Sukiyono, Ryan Haryanto, Fredy, Abdul Muis, Nafsiyah, Suwarno MS, Defi Prastyo Utomo, Wawan Eka Prasetya, Sukadi, Sri Purwati, Ponidi, Joko Wahyudianto, Ahmad Eko Asrory, Solichan.

Staff Redaksi: Yuneti, Desy Fatmawati, Dessy Himbarwana, Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini.

Keamanan : M. Abdullah, M. Arifin, Rohman.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat.

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan.

Telp: 082245119111/08563388405

email: redaksi.harianmemo@gmail.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top