Polrestabes Surabaya Tetapkan 2 Tersangka Atas Tumbangnya 2 Anggota Pendekar Silat di Tangan Bonek
0 Komentar 95 pembaca
Dua pelaku yang merupakan oknum dari suporter Bonek.

Polrestabes Surabaya Tetapkan 2 Tersangka Atas Tumbangnya 2 Anggota Pendekar Silat di Tangan Bonek

Hukum Kriminal

Surabaya, Harian Memo - Hanya berselang empat hari, Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, menetapkan dua tersangka kasus bentrokan Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) dan Bonek Mania yang menewaskan dua anggota perguruan silat, pada Minggu (1/10/2017) dini hari.

Kedua tersangka tersebut adalah M. Jafar (24), warga Jalan Pogot, Surabaya dan M. Tiyok (19), warga Jalan Balongsari, Surabaya.

"Dua orang oknum supporter Bajol Ijo ini saya katakan sebagai oknum Bonek  karena tidak semua suporter berulah seperti ini, dan sesungguhnya tidak ada suporter sepak bola yang ingin bermain kekerasan," kata Kapolrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi Muhamad Iqbal, dalam jumpa pers di Surabaya, Kamis (5/10/2017).

Bentrok itu berawal dari massa Bonek yang bersinggungan dengan sejumlah anggota perguruan silat PSHT di Jalan Tambak Osowilangon Surabaya usai laga kandang Persebaya melawan Persigo Semeru FC sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (30/9) malam.

Sebenarnya polisi berhasil membubarkan kedua pihak yang terlibat bentrok, namun ternyata massa Bonek masih melakukan penghadangan di Jalan Balongsari Surabaya yang berakibat meninggalnya dua anggota PSHT, yaitu Eko Tristanto (23) dan Anis (20) yang dipukul menggunakan bambu secara beramai-ramai, begitu dengan motor yang mereka tumpangi juga dibakar di lokasi kejadian..

Tidak diketahui penyebabnya tiba-tiba kedua kubu terlibat bentrok dan banyak suporter Bonek terluka. Usai pertandingan sepakbola, massa Bonek berkumpul di SPBU Jalan Balongsari dan sekitar Bundaran Karang Poh dengan tujuan menghadang rombongan PSHT.

Menurut Iqbal, kedua warga Bojonegoro itu meninggal dunia setelah sepeda motornya dibakar, sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (1/10) dini hari. "Kami bergerak cepat di bawah Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya di bawah pimpinan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonard Sinambela kemudian dengan cepat mengusut kasus bentrokan tersebut. Polisi pun memeriksa sejumlah saksi dari polisi dan warga sekitar. Kedua pihak (Bonek Mania dan PSHT) sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada kepolisian karena lokasi perkaranya terjadi di wilayah hukum Polrestabes Surabaya," tutur mantan Kapolres Jakarta Utara ini.

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, ada beberapa alat bukti yang kami temukan. Sesuai alat bukti yang sudah kami periksa, alat bukti yang sudah diperiksa di laboratorium forensik seperti rekaman video di lokasi kejadian, bercak darah yang identik dengan korban, serta sidik jari pada bambu yang digunakan untuk memukul korban juga identik dengan pelaku yang sudah kami tetapkan tersangka. Penangkapan kedua pelaku pembunuhan itu berdasarkan beberapa alat bukti rekaman video peristiwa dari beberapa kamera telepon seluler yang dikumpulkan polisi dari sejumlah saksi.

Kedua tersangka ini adalah oknum Suporter Bonek "Memang mereka mengaku, tapi itu variabelnya paling bawah. Bisa saja dimentahkan di pengadilan," ucapnya.

"Dan tentunya kami juga akan memproses secara hukum, dan tolong dicatat, kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus mengembangkan kasus ini," tegas Iqbal.

Pasal pidana yang dijatuhkan kepada keduanya adalah pengeroyokan mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana dimaksud Pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. (Eko Hidayat)

Author

Krindomemo
Profil Krindomemo

Diterbitkan : PT. KRIDO MEMO SEJAHTERA SURABAYA

Direktur Utama: H. Syamsul Arif, SH.

Pimpinan Perusahaan: Marini.

Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: H. Syamsul Arif, SH.

Dewan Penasehat: H. Suhadak

Dewan Redaksi: Syamsul Arif, Dony Dwi Candra.

Redaktur Pelaksana: Eko Hidayat.

Korlip Jatim: Karsudewo.

Team Investigasi: Supriyanto.

Wartawan: Sumantri, Atik, Yunus, Iwansyah, Harjo, Amelia Dwi Savitri, Suyanto, Kusaeni S. Sos, Nur Hadi, Husnul Maulana, Syamsul Arifin, Deliyah, Elvin Marvontius, Nurdi Satria, Eko Suyanto, Dwi Teguh Widodo, Abdul Manaf, Anwar, Supotro, Rahmat H, Ryan Haryanto, Fredy, Abdul Muis, Nafsiyah, Suwarno MS, Wawan Eka Prasetya, Sukadi, Sri Purwati, Ponidi.

Staff Redaksi: Yuneti, Desy Fatmawati, Dessy Himbarwana, Sri Kolimah, Kandar, Friska Alfan Fithroni, Ida Afidatul Aini.

Design Grafis/Layout: Eko Hidayat.

Kantor Redaksi: Jl. Veteran 144 - A, Lamongan.

Telp: 082245119111/08563388405

email: redaksi.harianmemo@gmail.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top